Cara Menyimpan Bahan Makanan Biar Awet Lebih Lama
Bro, buat kamu yang doyan masak sendiri, tau cara nyimpan bahan makanan yang benar itu penting banget biar nggak boros belanja ulang tiap minggu gara-gara bahan cepat busuk. Beda jenis bahan makanan butuh cara penyimpanan yang beda juga.
Sayuran dan Buah
Pisahkan penyimpanan sayuran dan buah — beberapa buah menghasilkan gas etilen yang mempercepat pembusukan sayuran di sekitarnya. Bungkus sayuran hijau dengan tisu dapur sebelum dimasukkan kantong plastik berlubang buat menyerap kelembapan berlebih.
Daging dan Protein
Kalau nggak langsung dimasak dalam 1-2 hari, sebaiknya langsung dibekukan. Bagi daging jadi porsi-porsi kecil sesuai kebutuhan sekali masak sebelum dibekukan, biar nggak perlu thaw seluruh bongkahan tiap kali butuh sedikit.
Bahan Kering (Beras, Tepung, Bumbu)
Simpan di wadah kedap udara buat mencegah kelembapan dan serangga masuk. Taruh di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan sinar matahari langsung yang bisa mempercepat kerusakan kualitas bahan.
Tips Umum Biar Bahan Makanan Lebih Awet
Gunakan sistem FIFO (first in, first out) — bahan yang dibeli lebih dulu, dipakai lebih dulu.
Cek suhu kulkas secara berkala, idealnya di kisaran 1-4°C buat bagian pendingin.
Jangan cuci sayuran/buah sebelum disimpan kecuali langsung dipakai — kelembapan berlebih mempercepat pembusukan.
Kenapa sayuran dan buah sebaiknya disimpan terpisah?
Karena beberapa buah menghasilkan gas etilen yang bisa mempercepat pembusukan sayuran di sekitarnya jika disimpan bersamaan.
Bagaimana cara terbaik menyimpan daging yang tidak langsung dimasak?
Sebaiknya langsung dibekukan dan dibagi jadi porsi-porsi kecil sesuai kebutuhan sekali masak, agar tidak perlu mencairkan seluruh bongkahan setiap kali butuh sedikit.
Apa itu sistem FIFO dalam penyimpanan bahan makanan?
FIFO (first in, first out) adalah sistem di mana bahan makanan yang dibeli lebih dulu digunakan lebih dulu, supaya tidak ada bahan yang keburu busuk karena terlalu lama disimpan.